Pengingatku

AKADEMI PIMPINAN PERUSAHAAN (APP)
Jenis Perguruan Tinggi : Kedinasan
A l a m a t : Jl. Timbul No. 34, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta , Kotak Pos 7401 12074
Telepon : 021 - 7270215, 7867382, 7867383
F a x : 021 - 7271841
E-Mail : APP@indo.net.id
Nama Rektor : Drs. Zulkarnain, MM
Sejarah Singkat
Tanggal Berdiri : 22 September 1959
Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) didesain berdasarkan konsep dari The Sloans School of Industrial Management pada Massachussetts Institute of Technology (MIT), AS. Menurut publikasi International Labor Organization (ILO-PBB), APP merupakan sekolah perintis Manajemen Industri di Indonesia. Pada tahun 1957 atas prakarsa beberapa pejabat di lingkungan Kementerian Perindustrian diselenggarakan kursus pimpinan perusahaan. Kursus ini mengawali berdirinya Akademi Pemimpin Perusahaan di tahun 1959. Kemudian, agar lebih pas, namanya diubah menjadi Akademi Pimpinan Perusahaan, dengan singkatan tetap APP. Di tahun 1963 hanya jurusan Industrial Management yang diselenggarakan. Berikutnya, 1968, dibentuk Pusat APP yang membawahi empat akademi. Dua tahun kemudian keempat akademi dijadikan jurusan. Dan pada 1973 jurusan Pimpinan diubah menjadi jurusan Personalia, Teknik menjadi jurusan Produksi, Ekonomi menjadi jurusan Pemasaran, Akuntansi menjadi jurusan Pembelanjaan. Kemudian diselenggarakan pula Program Diploma III Manajemen Industri dengan mengutamakan aspek Personalia, Produksi, Keuangan, dan Pemasaran. Di tahun 1997 ditambahkan aspek Perdaganagan Internasional. APP dikelola oleh Jawatan Balai-balai Penyelidikan dan Pendidikan (1957-1959). Balai ini kemudian menjadi Institut Teknologi Pendidikan (ITP). Tahun 1960-1965, institut tersebut berubah menjadi PN PR Nupika Yasa. Tahun 1965-1974 APP secara administratif berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pendidikan Industri (LPPI) Departemen Perindustrian. Tahun 1975 APP ada di bawah Pusdiklat, dan sejak 1985 wewenang pengelolaannya ada pada Pusbinlat Departemen Perindustrian.
Profil
Jumlah Mahasiswa : 2.000
Jumlah Alumni: 11.067
Jumlah Dosen Tetap : 25
Jumlah Dosen Lulusan S2 : 18
Jumlah Dosen Lulusan S3 : 4
Luas Kampus : 19.555
Koleksi Perpustakaan : 4.827 judul, 8.790 eksemplar, luas 270 m2
Laboratorium : 1.050 m2
Fasilitas Lain : ruang kuliah (1.836 m2), ruang kantor/administrasi (1.096 m2), ruang kegiatan mahasiswa (56 m2), ruang serbaguna/aula (1.026 m2)
Program Studi :
1.Jurusan Manajemen Industri:
a.Program Studi Manajemen Personalia (D3)
b.Program Studi Manajemen Produksi (D3)
c.Program Studi Manajemen Pemasaran (D3)
d.Program Studi Manajemen Pembelanjaan/Keuangan (D3)
e.Program Studi Peminatan Perdagangan Internasional
Masih ingat Novel Twilight? Yep, ini adalah sekuel kedua seri Romantisme kisah cinta antara Vampire dan Manusia, Bella Swan dan Edward Cullen.
Berhubung ini novel cinta-cintaan yang ‘dibungkus’ dengan kisah-kisah yang masih menjadi mitos dimasyarakat jadi tentu saja kisah romannya bertebaran di sana-sini disetiap sudut kisah.Dan tidak ketinggalan ketegangan ketegangan dengan mahluk-mahluk jadi-jadian..(gilee.pengulangan kata-katanya banyak banget ya..:p)
Kisah diawali dengan cerita Bella yang akan ulang tahun, Edward punya rencana untuk membuat perayaan ulang tahun Bella yang ke-18. Berbagai rencana disusun namun Bella menolak mentah-mentah semua rencana perayaan Ultah-nya dan tak mau menerima hadiah sekalipun. Karena dengan ulang tahun yang ke-18 ini menandakan dia berumur “lebih tua” setahun dari Edward yang berumur “17”.
Saat keluarga Cullen membuat rencana dirumahnya, Bella akhirnya tak kuasa menolak, berbagai hadiah di siapkan oleh seluruh “keluarga” Vampire saat berkumpul dirumah pinggir hutan tersebut. Pesta berjalan lancar hingga saat Bella membuka salah satu kado tipis, yang tak sengaja melukai tangannya…dimana semua Vampire saat itu merubungnya..
Hampir semua Vampire menahan napas, tak terkecuali Edward, namun rupanya Jasper yang bermasalah dengan “diet”-nya tak kuasa mencium darah Bella, melihat reaksi Jasper yang membabi buta hingga beberapa pecahan kaca hancur dan melukai tangan Bella, reflek Edward melindungi Bella dari serangan Jasper dan Vampire yang lain memegangi Jasper sekuat tenaga. Sambil menahan napas, Edward membantu Bella berdiri dan ditangai dr.Cullen. Esme yang keibuan dan lembutpun tak bisa menyembunyikan ke-vampirannya dengan menahan napas demi melihat darah segar yang mengucur dari lengan Bella. Hanya dr. Cullen yang sepertinya sudah kebal dengan bau darah.
Setelah insiden tersebut, Edward lebih banyak diam dan berpikir. Kedekatannya dengan Bella sepertinya menjerumuskan Bella kedalam jurang yang makin kelam dan itu sangat tidak baik bagi kelangsungan hidup Bella selanjutnya. Dengan alasan “demi keselamatan” Bella, Edward dan keluarga dr. Cullen akhirnya memutuskan untuk pindah ke LA. Edward meninggalkan Bella..dan dimulailah mimpi buruk Bella di setiap tidur malamnya.
Hingga berbulan-bulan…
Di bulan ke-5, Bella mulai bisa berpikir sedikit jernih, dia menemui sahabat kecilnya Jacob Black, untuk mengusir semua mimpi buruk dan membuka lembaran baru hidupnya yang kelam setelah kepergian Edward. Bella mulai bisa tersenyum lagi dan hari-harinya kembali sedikit bersemangat.
Saat hiking sendiri ke hutan mengunjungi telaga sabit tempat dulu sering bertemu Edward, Bella tak sengaja bertemu dengan Laurent, Vampire teman James yang dulu sempat membuatnya berdarah-darah karena “permainan”dengan keluarga dr.Cullen. Saat Laurent akan menghabisi Bella, serombongan Serigala raksasa datang menyelamatkan Bella, melihat lawan yang tak sebanding, Laurent akhirnya kabur. Bella masih syok dengan apa yang dialamainya. Aneh, serigala raksasa itu tidak tertarik dengannya!
Makin kalut pikiran Bella karena Jacob Black yang biasanya periang berubah menjadi bengis dan tidak bersahabat. Keadaan yang membuat-nya makin terpuruk, tak ada lagi teman..ada apa dengan Jacob?
Bella makin kalut karena omongan Laurent yang menyebut bahwa Victoria, vampire pasangan James masih memburunya…
Kisah kemudian menggelinding sampai akhirnya Bella bertemu lagi dengan Edward di sebuah kota di Italia, sebuah kota kecil, tua yang dikelilingi gedung-gedung tua bernama Volterra…yang dikuasai oleh “keluarga” vampire tertua bernama Volturi, yang berkuasa sejak zaman Etruria, lebih dari 3000 tahun yang lalu..
Apa sebenarnya yang menyebabkan Edward bisa berada di kota sarang Vampire tersebut? Dan kenapa Bella bisa sampai di Italia? Tentu saja di New Moon ini jawabanya.
Kelebihan Novel ini:
Kisah keteganganya mengena dan terjaga, meskipun kurang detil dan tidak ada klimaks dalam menggambarkan pertarungan antara Vampire dan Srigala raksasa-nya, juga saat Bella berada di sarang Vampire di Italia. Mungkin karena yang nulis perempuan yang dia berusaha tidak mengumbar kekerasan dan kengerian disana-sini, ingat ini novel roman, bukan murni Vampire seperti kisah Dracula Van Helsing-nya Bram Stoker.
Kekurangan Novel ini:
Ada sedikit kekonyolan, yaitu saat Bella dan Alice naik pesawat ke Italia.
“Alice sudah mengangkat telepon dari punggung kursi didepannya sebelum pesawat berhenti menanjak, sengaja memunggungi pramugari yang menatapnya tidak setuju. Namun sesuatu di ekspresiku membuat pramugari itu mengurungkan niatnya untuk menegur kami. Aku berusaha menulikan telinga dari bisik-bisik Alice dengan Jasper; aku tak ingin mendengar kata-katanya lagi…”(hal. 451)
Hah, didalam pesawat yang lagi take off, Alice bisa menelepon Jasper? Yang benar saja?!
Meskipun banyak kekonyolan disana-sini namun hal tersebut tidak mengurangi kenikmatan mengikuti kisah Vampire “vagetarian” ini. Dari situs resmi-nya Stephenie Meyer, kabarnya akan ada sekuel tambahan setelah Eclipse dan Breaking Dawn yang berjudul Midnight Sun.
Walah..apakah Tante Stepheni ini mau ngikutin jejak “spektakulernya” sinetron legendaris kita Tersanjung? Mudah-mudahan sih kisahnya tidak maksa. Karena biasanya sebuah sekuel yang dipanjangkan akan ada semacam sindrom memaksakan kisah yang seperti dibuat-buat hingga tidak bisa dinikmati lagi.
Ralat: Menurut beberapa narasumber yang pernah tinggal di USA, menelepon dari pesawat memang sudah ada dan menjadi salah satu fasilitas dalam penerbangan mereka, pesawat telepon tersebut biasanya menempel pada punggung kursi penumpang dan penggunaanya dengan cara menggesekkan kartu kredit. Berhubung keterbatasan pengetahuan dari penulis, jadi sedikit kurang paham dengan teknologi yang sudah ada di negara maju ini.
Romantisme Kisah Cinta Manusia dan Vampire
Menjadi Kekasih Vampire? Wow..mengerikan sekaligus terasa spektakuler show. Entah kenapa, setiap kali aku membaca buku atau nonton film yang berkaitan dengan Vampire ini versi barat, pikiranku langsung melayang pada hantu-hantu versi Indonesia yang terasa gak sekeren si Vampire ini. Si Manis Jembatan Ancol?! Aduhhh…lewat..kayaknya…
Dalam banyak versi, Vampire selalu digambarkan sebagai sosok setengah manusia setengah hantu yang berpenampilan sopan dan punya paras yang ganteng sekali dan cantik sekali..(tapi giginya bertaring!..hyiii..). Sehingga begitu menggoda ‘mangsa’-nya yaitu manusia. As you may know, manusia selalu tertarik dengan yang namanya penampilan fisik yang ganteng dan cantik..Well, kalo sosok Vampire-nya semacam Brad Pitt (di Film Interview With The Vampire) siapa yang sanggup nolakk….Apakah di sini ada legenda hantu yang sedikit keren?! Sapa tau Nicolas Saputra atau Andika Pratama bisa kebagian peran..hwehehehhe….
Okreh, kembali ke laptop Novel Twilight-nya Stepheni Meyer. Novel ini sebenernya menurut aku terlalu mengedepankan perasaan, ya..secara ditulis dari sisi tokoh utamanya Isabella Swan yang diceritakan gadis muda umur 18-an dan belum pernah merasakan pacaran, nah loh!. Jadi ceritanya sangat melankolis dan mendayu-dayu. Bella pindah dari kota yang penuh cahaya matahari Phoenix ke kota muram yang sering hujan dan masih dikelilingi hutan lebat; Forks. Kepindahan Bella ini karena ingin mamanya Renee yang menikah lagi tidak terganggu pernikahannya dengan Phil, suami kedua-nya. Bella memilih tinggal bersama Charlie, Ayah biologisnya di Forks.
Semula tinggal di Forks seperti memenjarakan diri dengan sengaja, tapi semua berubah ketika Bella bertemu dengan serombongan keluarga dr.Cullen di Sekolah SMU barunya di Forks. Dan salah satu dari kelurga itu yaitu Edward Cullen yang digambarkan memiliki ketampanan yang jahat,dingin namun misterius dan sempurna. Keluarga dr.Cullen yang semuanya Vampire, adalah Vampire yang tidak memangsa manusia..(ada-ada ajah ya!) tapi cuma binatang, sehingga mereka gemar berburu di hutan.
Singkat cerita Bella akhirnya pacaran dengan Edward dan Bella sedikit demi sedikit mengungkap jati diri Edward dan keluarganya. Kebanyakan penduduk Forks tidak ada yang tahu bahwa keluarga dr.Cullen adalah Vampire! Hebat kan?
Rasa penasaran Bella yang menggebu-gebu khas anak muda, membawanya dalam hubungan yang lebih rumit dan dalam dengan Edward. Dan katika ada Vampire dari Koloni lain yang pemburu manusia datang, masalah kemudian timbul. Keluarga Cullen yang sangat membela Bella menjadi sesuatu permainan yang sangat menarik bagi Koloni tersebut. Akhirnya Bella menjadi target buruan bagi koloni tersebut dan Keluarga Cullen tentu saja membelanya mati-matian (eh, Vampire kan udah mati ya..?!).
Lantas bagaimana kisah selanjutnya..jreng-jreng…silakan baca sendiri di Novel Twilight..hehehhe…
Gak seru dong, kalo tak ceritan semua, ntar kejutan-kejutannya jadi gak asik lagi pas baca, karena udah di kasih tahu..ya gak siii…
Baedeweh, meskipun mendayu-dayu, ini novel enak banget dibacanya, Bestseller gitu loh..two tumb up buat Tante Stepheni, jadi kepengan baca kisah lanjutannya, di New Moon-Dua Cinta neehh…
FYI, Film-nya baru di rilis 12-Desember-2008, lama ya neekk….
Kecantikan fisik merupakan sebuah intisari dari seseorang. Terlihat cantik berarti memiliki rasa nyaman dalam kehidupan. Terlihat cantik berarti mendapat perhatian, dan siapa yang tak ingin mendapatkan perhartian darilawan jenis maupun orang lain? Kata cantik memiliki berbagai sinonim seperti imut, cerdas, elok, tampan, seksi, dan segala hal yang mengacu pada keindahan dari seseorang. Tak peduli seberapa cantiknya atau tampannya, Anda juga butuh sesuatu yang membuat Anda nampak cerdas, intelejen dan tekunan. Hal-hal itu mencerminkan kepribadian Anda. Dan pribadi yang Anda miliki juga tergantung bagaimana Anda membawa diri serta menyesuaikan dengan orang-orang di sekeliling Anda. Pribadi Anda merupakan paduan antara keidahan fisik, pikiran dan jiwa.
Sebenarnya keindahan tubuh bukan semata-mata bawaan lahir, kita semua dapat mengusahakan mendapatkan keindahan fisik tersebut. Tentunya dengan lebih memperhatikan dan merawat diri, seperti kulit, kuku, mata rambut dan bagian tubuh kita. Sebenarnya, merawat diri tak perlu usaha ekstra, atau butuh waktu berjam-jam untuk melakukannya di salon. Yang Anda butuhkan adalah meluangkan sedikit waktu. Anda perlu mengatur gaya hidup, Anda perlu menemukan cara menjalani hidup yang tepat, dan Anda juga perlu memonitor diri sendiri supaya mendapat perawatan yang layak. Berikut beberapa cara sederhana yang dapat Anda lakukan sendiri untuk merawat keindahan tubuh.
1. Minum air putih 8 hingga 12 gelas sehari. Lebih banyak meminum air, berarti lebih mengurangi rasa lapar Anda, membuat lebih sedikit nyemil dan membantu tubuh fit. Anda dapat mengatur pola minum setiap satu setengah jam dan seterusnya.
2. Jika Anda menjalani diet, seimbangkan antara karbohidrat, vitamin, mineral dan lemak baik. Kurangi konsumsi makanan tinggi kalori dan sedikit nutrisi. Sebaliknya perbanyak makan makanan bernutrisi, karena itu membantu Anda menanggulangi sakit dan sekaligus berguna bagi kecantikan.
3. Campurkan madu dalam air dan minum secara teratur setiap pagi. Ramuan ini akan membuat kulit Anda lebih bersinar dan halus. Jika Anda mau, bisa juga menggunkan susu untuk memperhalus kulit, gosok kulit Anda dengan susu, pelembab dalam susu akan menjaga kulit Anda dari kekeringan.
4. Jika Anda mandi terlalu lama atau sedikit lebih lama, sel-sel kulit mati di tubuh akan terlepas secara otomatis. Jangan menggosok tubuh basah Anda terlalu keras dengan handuk, perlakukan kulit Anda dengan lembut. Jika Anda berjemur atau terpapar matahari, kulit Anda pasti nampak gosong. Untuk meredakannya Anda dapat mencoba resep sederhana ini. Ambil mentimun dan tomat, jadikan jus, lalu gosokan ke kulit yang terbakar matahari, biarkan selama 10 menit dan baru basuh dengan air.
Sekali lagi, keindahan fisik semata bukan jaminan untuk mendapat banyak perhatian dari lawan jenis. Tentunya Anda juga harus mengasah hal-hal yang dapat memberi nilai lebih untuk kepribadian Anda. Tapi, jangan lupa pula untuk merawat tubuh Anda sebagai tambaha guna tampil lebih percaya diri. Dan semoga beberapa tips yang kami sampaikan berguna bagi Anda. (erl)
created by papanting




